Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan Keluarga

Kolaborasi Keluarga Eliminasi Covid-19

"Tulisan Opini ini sudah pernah dimuat dalam bentuk edisi cetak pada Harian Babel Pos, edisi Jumat, 2 Juli 2021" KITA sedang menghadapi perang semesta, kita tidak tahu kapan perang ini berakhir. Musuh yang kita hadapi bersama ini adalah Covid-19.  Virus ini nyata, bukan rekayasa atau konspirasi dan dapat menyerang siapa saja yang dapat membawa akibat buruk, bahkan kematian. Untuk itu perlu langkah terbaik untuk memutus mata rantai penularannya. Rumah sakit  dan tenaga kesehatan merupakan garda terakhir. Diperlukan usaha dari hulu yang dapat melibatkan semua elemen masyarakat dan ini dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. Gelombang kedua Covid-19 kembali dilaporkan di beberapa Negara di dunia.  India misalnya, sejak awal April dikatakan telah mengalami gelombang kedua Covid-19. Lebih dari 200.000 kasus harian dilaporkan sejak 15 April2021.  Terjadi peningkatan kasus positif yang cukup signifikan  dibandingkan dengan kasus harian tahun lalu yang berkisar sekit...

MENDIDIK; Tugas dan Tanggung Jawab Siapa?

Tahun ajaran baru sebentar lagi akan tiba. Sebagian besar orangtua/wali murid sudah mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah favorit pilihannya. Sebagian lagi masih bimbang pada sejumlah pilihan sekolah apa yang cocok bagi anandanya. Tentunya hampir semua orang tua pasti menginginkan pilihan yang terbaik bagi anaknya.  Tidak sedikit orang tua, kemudian menaruhkan harapan yang besar kepada sekolah dan guru di sekolah untuk mendidik sepenuhnya supaya anaknya "Jadi Pintar" dan "Jadi Baik".  Tidak salah memang harapan tersebut.  Tapi yok mari kita redefinisi kembali hakikat dari PENDIDIKAN itu sendiri. Sehingga semua harapan besar setiap orang tua kepada anak-anaknya dapat dicapai dengan hasil yang terbaik juga. Sehingga tidak malah bertepuk sebelah tangan. Yok kita simak lagi...  Sebagaimana kita ketahui pendidikan tidaklah dimulai saat fase anak diantar ke gerbang sekolah, akan tetapi sudah dimulai sejak dari rumah tangga.  Sangat sulit mengabaikan peran keluarga dala...

PERANGKAT-PERANGKAT MEMELIHARA KETAHANAN KELUARGA

Artikel bertema ketahanan keluarga ini dikaji sebagai salah satu bagian memperingati milad Salimah yang ke-21. Permasalahan keluarga kerap muncul disebabkan faktor internal dan eksternal yang menyebabkan kerenggangan bahkan keretakan dalam rumah tangga. Ketahanan keluarga menjadi salah satu kuncinya. Ketahanan keluarga meliputi ketahanan spiritual, ketahanan emosional, ketahanan ekonomi, dan ketahanan sosial. Oleh karena itu diperlukan perangkat-perangkat yang dapat memlihara ketahanan keluarga. Perangkatini berhubungan dengan aspek spiritual, emosional, ekonomi dan sosial. Kata Kunci: Ketahanan, Keluarga, spiritual,  emosional, ekonomi, sosial Pendahuluan Pernikahan dalam Islam adalah ikatan sesuai aturan syariah yang mengatur hubungan antar laki-laki dan perempuan secara permanen dan terus menerus. Hubungan yang terbangun atas dasar suka rela secara penuh dari keduanya. Pernikahan tidak dilakukan kecuali berdasarkan penerimaan utuh masing-masing  pihak suami maupun istri. P...

Katakan Cinta dengan Bunga

Ya... itu mungkin hanya slogan orang barat. Bunga sebagai salah satu instrumen untuk mengungkapkan rasa indah yang ada di hati seseorang. Walaopun dalam Islam, ungkapan cinta bukan hanya melalui bunga, tapi bisa juga diungkapkan dengan sebuah perhatian, nasehat, hadiah, bantuan, harapan, bahkan dengan sesuatu yang tidak terlihat seperti "doa". Pagi ini saat menyiram kembang-kembang di taman, tergerak hati untuk mengabadikan beberapa mereka. Maaf, bukan tujuan pamer ya🤭 Toh bunga ini merupakan pemberian teman, sahabat yang saya anggap sebagai ungkapan cinta mereka. Kenapa tidak, bukan hanya beberapa helai tangkai atau batang. Bahkan ada yang menyerahkan pot dan bunga terbaiknya😍 Mungkin karena keikhlasan mereka bunga2 ini juga sudah beranak pinak beberapa pot yang bukan hanya menghiasi teras rumah kami, tapi juga sudah mendarat ke beberapa teman dan sahabat yang lain. Semoga pahala bagi teman yang menghadiahi bunga ini terus mengalir seiring dengan tumbuh dan kembangnya ungk...