Langsung ke konten utama

MENDIDIK; Tugas dan Tanggung Jawab Siapa?


Tahun ajaran baru sebentar lagi akan tiba. Sebagian besar orangtua/wali murid sudah mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah favorit pilihannya. Sebagian lagi masih bimbang pada sejumlah pilihan sekolah apa yang cocok bagi anandanya. Tentunya hampir semua orang tua pasti menginginkan pilihan yang terbaik bagi anaknya. 

Tidak sedikit orang tua, kemudian menaruhkan harapan yang besar kepada sekolah dan guru di sekolah untuk mendidik sepenuhnya supaya anaknya "Jadi Pintar" dan "Jadi Baik".  Tidak salah memang harapan tersebut.  Tapi yok mari kita redefinisi kembali hakikat dari PENDIDIKAN itu sendiri. Sehingga semua harapan besar setiap orang tua kepada anak-anaknya dapat dicapai dengan hasil yang terbaik juga. Sehingga tidak malah bertepuk sebelah tangan.

Yok kita simak lagi... 

Sebagaimana kita ketahui pendidikan tidaklah dimulai saat fase anak diantar ke gerbang sekolah, akan tetapi sudah dimulai sejak dari rumah tangga. 

Sangat sulit mengabaikan peran keluarga dalam pendidikan.  Anak-anak sejak masa bayi hingga memasuki usia sekolah hampir dipastikan memiliki lingkungan tunggal yaitu keluarga. Sejak anak dilahirkan, ia sudah mulai menerima didikan-didikan dan perlakuan, baik dari ibu bapaknya, juga fari anggota keluarga lainnya. Sentuhan dan perlakuan fase awal ini memberikan dasar-dasar pembentukan moral dan karakter anak. Sehingga kebiasaan yang dimiliki anak-anak sebagian besarnya terbentuk dari lingkungan keluarga.

Keluarga menjadi lingkungan sekolah (baca: pendidikan) pertama bagi anak, dimana guru dan pendidiknya adalah kedua orang tuanya. Secara kodrat, ibu dan bapak diberikan anugerah oleh Allah SWT berupa naluri sebagai orang tua. Dari naluri inilah kemudian timbul kasih sayang, tanggung jawab untuk memelihara, mengawasi dan melindungi serts membimbing anak-anak mereka.

Begitu besar fungsi dan peran orang tua sehingga ia akan mampu membentuk "prototype" moral anak-anak mereka. Baik tidaknya moral anak-anaknya, sangat dipengaruhi oleh "gemblengan" tangan dingin orang tuanya. Setiap anak tentunya dilahirkan dalam kondisi "fitrah" dan suci, setiap mereka dilahirkan membawa potensi yang beragam,  namun perilaku yang akan muncul kemudian akan sangat dipengaruhi oleh bimbingan, pemeliharaan dan pengaruh didikan oran tua mereka. Sehingga tidaklah berlebihan kalau dikatakan pendidikan keluarga merupakan dasar bagi pembentukan moral dan karakter seorang anak.

Selain keluarga, masyarakat juga mengambil peran yang sangat penting juga dalam pembentukan moral dan karakter seorang anak. Masyarakat menjadi lapangan pendidikan berikutnya yang turut mempengaruhi perkembangan seorang anak. Pengaruh lingkungan ini antara lain akan berpengaruh kepada pembentukan kebiasaan-kebiasaan, pembentukan sikap dan minat, pembentukan moral kesusilaan, pembentukan pengetahuan, juga pembentukan nilai dan keagamaan. Pendidikan tersebut kemudian ditambah dan disempurnakan di sekolah. 

Kalau kita pelajari lebih dalam, ternyata memang...

Dalam agama Islam, tanggung jawab pendidikan tidak hanya terletak di pundak guru atau pendidik formal di sekolah,  tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, guru dan masyarakat. Ini artinya yang dimaksud pendidik itu adalah orang tua, guru dan orang dewasa lainnya yang harus dapat membawa anak ke arah kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam.

Nah. Jadi bisa disimpulkan kalau Tugas mendidik itu bukan hanya tugas seorang guru saja ya. Orang tua justru punya peran yang sangat penting dalam proses pendidikan seorang anak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Katakan Cinta dengan Bunga

Ya... itu mungkin hanya slogan orang barat. Bunga sebagai salah satu instrumen untuk mengungkapkan rasa indah yang ada di hati seseorang. Walaopun dalam Islam, ungkapan cinta bukan hanya melalui bunga, tapi bisa juga diungkapkan dengan sebuah perhatian, nasehat, hadiah, bantuan, harapan, bahkan dengan sesuatu yang tidak terlihat seperti "doa". Pagi ini saat menyiram kembang-kembang di taman, tergerak hati untuk mengabadikan beberapa mereka. Maaf, bukan tujuan pamer ya🤭 Toh bunga ini merupakan pemberian teman, sahabat yang saya anggap sebagai ungkapan cinta mereka. Kenapa tidak, bukan hanya beberapa helai tangkai atau batang. Bahkan ada yang menyerahkan pot dan bunga terbaiknya😍 Mungkin karena keikhlasan mereka bunga2 ini juga sudah beranak pinak beberapa pot yang bukan hanya menghiasi teras rumah kami, tapi juga sudah mendarat ke beberapa teman dan sahabat yang lain. Semoga pahala bagi teman yang menghadiahi bunga ini terus mengalir seiring dengan tumbuh dan kembangnya ungk...

Info Umrah : Kepala Kemenag Bangka Barat Berkunjung Ke Zafa Tour Bangka Barat

Hai semuanya...  Hari ini, Selasa tanggal 4 Agustus 2020, mimin dapat kunjungan spesial dari Tim Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bangka Barat.  Yang membuatnya semakin spesial adalah ternyata kunjungan Tim ke Zafa Tour Bangka Barat kali ini langsung bersama Kepala Kemenag Bangka Barat, Bpk. H. Syarifuddin.  Kunjungan tim ke Zafa Tour Bangka Barat dalam rangka Monitoring PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah). Tim melakukan verifikasi dan pendataan terhadap pelaksanaan program Umrah yang diselenggarakan oleh Zafa Tour. Kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Alhamdulillah, Zafa Tour Bangka Barat menjadi Travel Umrah dan Haji yang memiliki izin resmi operasional, yang pertama dikunjungi oleh Tim Monitoring PPIU Kemenag Bangka Barat.  Semoga hal ini menjadikan Zafa Tour Bangka Barat bisa semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada para Calon Jamaah Umrah dalam mewujudkan tujuannya melaksanakan ibadah Umrah dan Haji Plus secara AMANAH...

Kolaborasi Keluarga Eliminasi Covid-19

"Tulisan Opini ini sudah pernah dimuat dalam bentuk edisi cetak pada Harian Babel Pos, edisi Jumat, 2 Juli 2021" KITA sedang menghadapi perang semesta, kita tidak tahu kapan perang ini berakhir. Musuh yang kita hadapi bersama ini adalah Covid-19.  Virus ini nyata, bukan rekayasa atau konspirasi dan dapat menyerang siapa saja yang dapat membawa akibat buruk, bahkan kematian. Untuk itu perlu langkah terbaik untuk memutus mata rantai penularannya. Rumah sakit  dan tenaga kesehatan merupakan garda terakhir. Diperlukan usaha dari hulu yang dapat melibatkan semua elemen masyarakat dan ini dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga. Gelombang kedua Covid-19 kembali dilaporkan di beberapa Negara di dunia.  India misalnya, sejak awal April dikatakan telah mengalami gelombang kedua Covid-19. Lebih dari 200.000 kasus harian dilaporkan sejak 15 April2021.  Terjadi peningkatan kasus positif yang cukup signifikan  dibandingkan dengan kasus harian tahun lalu yang berkisar sekit...